There's so much happened in our live journey
Thank you God for everything you give to our family
The wedding day in memories ( 22.11.1997)
"The poem of miracle of love"

"Cover in any such of magazine:)

"The prayer for blessing us"
Cast your cares on The Lord and He will sustain you. He never let the righteous fall (Psalm 55:23)



parasnya,sebab keelokan
Bermimpilah tentang apa yang



Gila siapa sich yang ngaak pernah ngerasain rasa bosan ?....Ya bosan terhadap hal-hal yang di lakukannya, terutama dalam pekerjaan….. yang rutin dilakukan dari hari ke hari……Saya pun mengalaminya…. Terutama kalau pekerjaan yang di lakukan tidak cukup menantang ( “ enteng” ) dan tidak terlalu sibuk alias santai…. yang terakhir ini bisa membuat kadar persentase rasa bosan dalam diri saya bisa jadi lebih meningkat….. kalau sudah begitu saya bisa jadi uring-uringan sendiri….. merasa “desperate” sendiri.. maklum saya termasuk orang yang tidak terlalu menyukai santai di tempat kerja….
Kurang lebih 12 tahun bekerja di bidang keuangan dan akunting yang padat dengan rutinitas hitung-hitungan, reconcile dan cari angka sampai tepat membuat saya seperti “kebingungan “ apa yang harus dikerjakan ketika di minta Boss untuk pindah ke bagian “General Affair” … he…he…he…
Mungkin orang lain merasa bersyukur kali ya… kalau beban kerja menjadi lebih ringan tapi tidak lah begitu dengan saya…. Saya termasuk orang yang tidak bisa menikmatinya aneh ya……. sehingga saya kerap di serang oleh rasa bosan bin boring ini :(
Kadang break 1 hari di sela-sela hari kerja … bisa sedikit membantu menghilangkan rasa bosan … misalnya shoping ( he..he… yang ini emang ngaak bosan ya?... ), saya bisa asyik sendiri melihat barang-barang, menawar dan senang sekali kalau bisa mendapatkan barang bagus dengan harga yang miring….
Sebuah artikel mengingatkan saya untuk menikmati pekerjaan ketika rasa bosan menyerang. Hal-hal berikut yang perlu saya renungi :
1. Angka penganguran semakin meningkat, Pekerjaan sangat sulit di dapat. Bersyukur merupakan salah satu cara ampuh untuk mengusir kejenuhan. Kesadaran ini membuat kita bekerja lebih antusias dan lebih baik dari sebelumnya.
2. Melakukan pekerjaan dengan cara kita sendiri, dengan catatan pekerjaan harus selesai misalnya mendengarkan musik selama bekerja atau menghabiskan waktu setengah jam menghirup udara pagi diluar ruangan sebelum mulai bekerja.
3. Mengisi waktu luang dengan hal yang bermanfaat, menambah pengetahuan atau wawasan , membaca buku, surfing internet ( thanks God ada internet J ) atau sekedar mengobrol ( nah yang ini aku kurang suka J )
4. Membuat target dalam pekerjaan.
5. Bisa secara jujur berbicara dengan Boss tentang “waktu lowong” tersebut untuk meminta pekerjaan lain
6. Meeting di luar kantor.
7. Melibatkan hobi di sela-sela pekerjaan untuk mengairahkan suasana
8. Membuat peryataan diri : bahwa saya bekerja untuk menghidupi keluarga, memberitahu diri saya dengan kalimat positif: bahwa diri saya berharga; membangun semangat diri Waktu tidak bisa di ulang lagi , oleh karena itu hidup ini harus di isi dengan hal-hal yang berguna….
Yip pi ...… lain kali kalau rasa bosan menyerang saya., saya akan kembali membaca isi artikel tersebut …meski harus berulang-ulang ... ...
Dan meng”update “ isi blog saya ini tentunya ........


Kemarin, 9 tahun yang lalu…
Kedatanganmu sangatlah kami harapkan
Kehadiranmu membawa kebahagian di hati kami semua
Dengan berat badanmu yang 3.5 kg dan Panjang 50 cm
Engkau kulahirkan setelah kurang lebih 1.5 hari aku
berdiam di rumah sakit…
Sakit yang tak terperihkan itu tergantikan dalam sekejab
Begitu melihat wajah mungilmu yang lucu…
Semua orang begitu gemas melihat wajah lucumu itu…
Tak ada kata yang melebihi rasa syukur kami atas kehadiranmu..
Ya…kejadianmu itu sungguhlah dasyat dan ajaib…
Tak terasa waktu berjalan dengan cepat…
tapi walaupun begitu bayangan kedatanganmu itu masih
begitu melekat dalam ingatanku..
Engkau tumbuh menjadi anak yang sehat…,
ceria, dan penuh rasa ingintau,
Dan talenta menyanyi mu yang telah engkau tunjukkan
pada saat usiamu menginjak 2 tahun didepan orang banyak…..
begitu sangat memukau
Sudah sepantasnya lah kami bersyukur pada Tuhan
atas segala berkat karuniaNYA




