
Sabtu kemarin, temen gue
jaman kuliahan curhat
kegue Masalah kondisi
di tempat kerjanya….....
Kalau akhir – akhir ini gw
sering merasa kondisi gw
yang paling ngaak banget
alias semangat kendor….en BT abis…
mendengar isi curhat-tan teman gw itu
menyisakan pemikiran tersendiri ..ya ampun …
gw ini ternyata ngaak sendiri kok ya .. yang pernah
mengalami ngaak enaknya dunia kerja …. Mungkin
apa yang gue alami itu belum apa-apa kali ya ?.......
Singkat cerita beginilah yang di alami temen ku ini …...
Singkat cerita beginilah yang di alami temen ku ini …...
Sebut saja dia Nona M, yang tiga bulan lalu masuk kerja
Di tempat kerja yang baru ini dia di iming-imingi
promosi Jabatan setelah 3 bulan bekerja…….. lalu berusahalah
dia pol-polan kerja dari pagi sampai malam demi menunjukkan
dia pol-polan kerja dari pagi sampai malam demi menunjukkan
kemampuan dia bekerja.. Yang jadi masalah adalah pekerjaan
yang dia lakukan adalah clerical banget dan pekerjaan tahun 2006
yang berantakan yang kudu dia bereskan pula..na loh ?... sehingga
konsep pekerjaan yang dilakukannya tidak bisa dijadikan acuan
untuk jabatan yang akan di lakoninya kelak…
Alhasil ketika masa probation itu sudah lewat… dengan santainya
dan tak terduga ( katanya ) mereka langsung saja memperkenalkan
Bos baru yangmengisi posisi yang di janjikan kepada teman ku tadi…
yang dia lakukan adalah clerical banget dan pekerjaan tahun 2006
yang berantakan yang kudu dia bereskan pula..na loh ?... sehingga
konsep pekerjaan yang dilakukannya tidak bisa dijadikan acuan
untuk jabatan yang akan di lakoninya kelak…
Alhasil ketika masa probation itu sudah lewat… dengan santainya
dan tak terduga ( katanya ) mereka langsung saja memperkenalkan
Bos baru yangmengisi posisi yang di janjikan kepada teman ku tadi…
saking syoknya dia, sampai tidak bisa berkata apa- apa lagi...
Yang lebih menohok lagi ketika dia di panggil oleh HRD untuk
membicarakan nasib kariernya …. Mereka memutuskan untuk
memotong 50% dari gaji yang di terimanya sekarang ini dengan
alasan Budget perusahaan, bahwa di tempat itu standart gajinya
kecil dsb… dan tidak keberatan jika teman ku itu mencari peluang
kerja di tempat lain…. Gila itu kan namanya ngusir khan lus ?.. ....
katanya temanku itu berkatabahwa apabila dia menerima hal
tersebut… apa yang diakerjakan sama saja kerja Rodi… standartnya
lebih besar sedikit dari upah UMR, Masalahnya adalah Dia bekerja
sebagai akunting, dan dia bukanlah fresh graduate pengalaman
kerjanya lebih dari 5 tahun. Yang jadi pertanyaan adalah apakah
pantas dia di hargai semacam itu ?...harga dirinya pun merasa
terkoyak… ketika dia bercerita aku mendengar dia menangis.. ..
ya dia menangis…Aku sangat prihatin…Dia tidak tau harus mencari
solusi kemana… Dia memutuskan untuk pergi ke terapis..
Aku hanya menanggapi ceritanya dengan 2 kemungkinan :
1. Kalau dia tidak menerima tawaran tersebut .. artinya dia keluar
dan JOBLESS … Hari gini siapa sih yang ngaak tau bahwa cari
kerjaitu susah nya minta ampun .. Tingkat penganguran di negri ini
bukan main …. di tambah umur yang tidak lagi muda…dia harus
bersabar lagi menunggu dan mencoba mencari lowongan pekerjaan
lagi…. Seperti mencari jarum di tumpukkan jerami…secara
pekerjaan yangdi dapatkan sekarang ini pun di dapat setelah dia
menunggu lebih dari setahun ….
2 Kalau dia menerima tawaran tersebut dia akan bekerja dengan
kondisi bahwa apa yang di terimanya tersebut hanya cukup untuk
keperluan sehari –hari saja dengan kondisi yang minimal. Dan dia
hanya dapat status : bekerja sebagai karyawan . Dia harus bisa
menahan hatinya… menerima dengan lapang dada, dan mencoba ,
tegar … denganmengabaikan rasa harga dirinya…
Sama-sama ngaak enak emang… ibarat makan buah simalakama…
Sama-sama ngaak enak emang… ibarat makan buah simalakama…
sekarang ini saya bisa ngerasain apa yang dirasakannya… kerja
dalam kondisi yang sangat tidak enak sekali…
Dan apapun yang saya katakana.. semua terpulang kembali
Dan apapun yang saya katakana.. semua terpulang kembali
kedirinya sendiri… Dia yang berhak memutuskan apa yang terbaik
bagi dirimya…. Semoga dia menemukannya.. BE strong ya girl…
No comments:
Post a Comment